Taipei, Taiwan – Sekretariat Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan di Taipei menjadi saksi hangatnya syiar Islam di awal Ramadhan 1447 H. Pasca-pelaksanaan salat Tarawih, sebanyak 30 peserta yang terdiri dari berbagai latar belakang berkumpul membentuk lingkaran suci untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an berjamaah.

Peserta malam ini merupakan kolaborasi lintas elemen, mulai dari enam Dai Go Global (dai kiriman PBNU), Pekerja Migran Indonesia (PMI), mahasiswa yang menempuh studi di Taiwan, hingga enam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Komposisi peserta yang sangat beragam ini bukan tanpa alasan. Kehadiran berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan, serta pekerja maupun mahasiswa, mencerminkan identitas PCINU Taiwan sebagai wadah inklusif bagi seluruh diaspora Indonesia.

“Ini menggambarkan bahwa PCINU Taiwan adalah rumah bersama dan rumah besar yang tidak hanya diisi oleh kalangan tertentu, melainkan oleh semua kalangan tanpa memandang gender maupun profesi,” ujar Harun Ismail, selaku ketua LDNU PCINU Taiwan. Semangat ini menjadi undangan terbuka bagi warga Indonesia di Taiwan untuk bergabung demi kemaslahatan umat yang lebih besar di tanah rantau.
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Taiwan telah menetapkan target ambisius selama bulan suci ini. Setidaknya, tadarus bersama ini ditargetkan mencapai khataman 30 juz minimal satu kali dalam sebulan, dengan harapan bisa lebih.

Selain tadarus di pusat, LDNU juga menyelenggarakan program Dakwah Safari Ramadhan. Program ini akan menyebar enam orang Dai Go Global ke berbagai ranting dan mushola di seluruh penjuru Taiwan. Berikut adalah profil para Dai Go Global yang bertugas tahun ini:
| No | Nama Dai | Asal Instansi (Kampus) | Asal Pondok Pesantren |
| 1 | Ustadz M. Solikin | UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta | Ponpes As-sholihah |
| 2 | Ustadz M. Zainut T. | UNJ Jakarta & STAI Wali Sembilan | Ponpes Fathul Huda |
| 3 | Ustadz Rifki Yusak | IAI Yasni, Bungo, Jambi | Ponpes Fathul Huda |
| 4 | Ustadz Ricky Habibullah | UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta | Ponpes Tremas |
| 5 | Ustadz M. Taqiyuddin | PTIQ Jakarta & Universitas Ez-zeitounah, Tunisia | Ponpes TMQ Tebuireng |
| 6 | Ustadz M. Ibnu Kafa | Universitas Doktor Nugroho, Magetan | Ponpes Al Jamal & Al Mustaniroh |
Bagi para mahasiswa dan pekerja, motivasi utama tetap hadir di sekretariat adalah mengejar pelipatgandaan pahala di bulan istimewa ini. Namun lebih dari itu, momen ini digunakan untuk bersilaturahmi dan berdiskusi mengenai program-program kemajuan umat. “Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui,” ungkap salah satu jamaah mengenai efektivitas pertemuan tersebut.
Kegiatan tadarus rutin ini terbuka untuk umum setiap malam tanpa jadwal khusus bagi kelompok tertentu. Agenda dimulai pukul 19.45 WT dan berakhir pukul 21.00 WT. Demi menjaga ketenangan lingkungan sekitar, penggunaan pengeras suara (sound system) akan dihentikan pada pukul 21.00 WT, meskipun jamaah tetap diperbolehkan melanjutkan mengaji secara mandiri.
Kehadiran enam mahasiswa KKN UII memberikan warna tersendiri melalui program pengabdian mereka. Selama Ramadhan, mereka berfokus pada sharing knowledge terkait literasi finansial serta pengembangan media peraga keislaman, seperti tutorial wudhu dan tata cara shalat, yang sangat bermanfaat bagi komunitas muslim di Taiwan.
Melalui kegiatan yang istiqomah ini, LDNU dan PCINU Taiwan berharap semangat dakwah tetap terjaga, baik dalam kondisi ramai maupun sepi, hingga akhir Ramadhan nanti.
