Pelantikan dan Bai’at Pengurus Ranting Guanyin 2026–2028, PCINU Taiwan Teguhkan Semangat Khidmah

Bagikan ke

Guanyin, Taiwan – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU Taiwan) secara resmi melaksanakan Pelantikan dan Bai’at Pengurus Ranting Guanyin Periode 2026–2028 pada Minggu, 29 Maret 2026, bertempat di Musholla Al Amin Zhongli. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, semangat kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan khas Nahdliyyin di perantauan.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi Nahdlatul Ulama di wilayah Taiwan, khususnya di kawasan Guanyin dan sekitarnya. Dengan terselenggaranya pelantikan ini, diharapkan kepengurusan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi, memperkuat pelayanan umat, serta menjadi penggerak dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah di tengah masyarakat pekerja migran Indonesia di Taiwan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting dari keluarga besar NU Taiwan, di antaranya perwakilan Pengurus Ranting se-Taiwan, unsur lembaga dan badan otonom (Banom), serta para tokoh dan perwakilan musholla dari wilayah Guanyin dan sekitarnya. Turut hadir pula perwakilan dari Masjid An-Nur PMI Guanyin, Masjid At-Taqwa Dayuan, Musholla Al Barokah, Musholla Al Ikhlas, Musholla Al Huda Fugang, FOSMIT, serta berbagai komunitas dan elemen masyarakat Indonesia lainnya yang selama ini turut menjaga denyut kehidupan keislaman dan kebangsaan di Taiwan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan dan mars organisasi, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan dan bai’at pengurus yang dipimpin secara resmi oleh jajaran pengurus PCINU Taiwan. Dalam prosesi tersebut, para pengurus yang dilantik mengucapkan ikrar dan bai’at sebagai bentuk kesanggupan moral, spiritual, dan organisatoris untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta loyalitas terhadap nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.

Pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi juga merupakan peneguhan komitmen pengabdian. Menjadi pengurus NU berarti siap untuk berkhidmah, melayani umat, menjaga persatuan, merawat tradisi keislaman yang moderat, serta menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan gerak organisasi. Di perantauan, peran pengurus NU menjadi semakin strategis, sebab organisasi hadir bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai rumah besar yang menghadirkan keteduhan, pendampingan, pendidikan, dakwah, dan penguatan ukhuwah.

Pesan penting yang patut menjadi pegangan bagi para pengurus yang telah dilantik adalah bahwa jabatan dalam NU bukanlah kedudukan untuk dibanggakan, melainkan amanah untuk diperjuangkan. Menjadi pengurus NU berarti siap meluangkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan perasaan demi kemaslahatan bersama. Kepengurusan harus dibangun atas dasar ikhlas berkhidmah, kuat dalam koordinasi, rapi dalam konsolidasi, serta ringan tangan dalam melayani.

Pengurus Ranting Guanyin yang baru diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat jamaah, memperkuat kegiatan keagamaan, menghidupkan musholla dan majelis taklim, serta membangun sinergi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat Indonesia di wilayahnya. Selain itu, pengurus juga diharapkan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan warga, baik di bidang keagamaan, sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan komunitas.

Dengan semangat “berkhidmah tanpa lelah, bergerak dengan jamaah, dan berjuang dengan jam’iyyah,” pelantikan ini menjadi awal dari langkah besar untuk menghadirkan NU yang semakin dekat, bermanfaat, dan dirasakan kehadirannya oleh seluruh warga Nahdliyyin dan masyarakat Indonesia di Taiwan.

Pelantikan dan bai’at Pengurus Ranting Guanyin Periode 2026–2028 ini juga menjadi simbol bahwa semangat perjuangan Nahdlatul Ulama tidak pernah padam, bahkan terus tumbuh dan mengakar kuat di bumi rantau. Dari musholla, majelis, dan komunitas kecil di Taiwan, nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin terus dirawat, dijaga, dan diwariskan.

Selamat dan sukses atas dilantiknya Pengurus PCINU Taiwan Ranting Guanyin Periode 2026–2028. Semoga amanah ini menjadi ladang khidmah, penguat persaudaraan, dan jalan keberkahan dalam mengabdi untuk umat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. Mari terus bersatu, bergerak, dan mengabdi demi NU yang lebih hidup, kuat, dan maslahat di perantauan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *