Duka Mendalam untuk PMI/PMIO di Taiwan, PCINU Taiwan Teguhkan Khidmat Kemanusiaan dan Pendampingan Umat

Bagikan ke

TaipeiInnalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama atau PCINU Taiwan menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya lima Pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia Overstayer atau PMI/PMIO di Taiwan (09/05/26).

Proses pemulasaran jenazah kelima almarhum difasilitasi oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia atau KDEI Taipei pada 8 Mei 2026 di Rumah Duka Zhongli, Taoyuan. Prosesi tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Penerangan Sosial Budaya atau PWNI-Pensosbud KDEI Taipei, Novrizal.

Kelima almarhum terdiri atas tiga PMI, yakni Hermanto asal Lampung, Roni asal Indramayu, Jawa Barat, dan Anggun Nur Cahyono asal Tulungagung, Jawa Timur. Sementara itu, dua lainnya merupakan PMIO, yaitu Candra Ariyanto asal Lampung dan Muh Sriadi asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Mereka wafat karena berbagai sebab, mulai dari kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas, hingga sakit. Kepergian para almarhum menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi komunitas PMI/PMIO dan diaspora Indonesia di Taiwan.

Dalam prosesi tersebut, PCINU Taiwan kembali menjalankan khidmat kemanusiaan dan pelayanan umat melalui pemulasaran jenazah sesuai syariat Islam, mulai dari memandikan, mengafani, hingga menyalatkan jenazah. Tugas ini bukan hanya bagian dari pelaksanaan fardu kifayah, melainkan juga bentuk penghormatan terakhir kepada sesama anak bangsa yang wafat di tanah rantau.

Kehadiran pengurus dan relawan PCINU Taiwan dalam penanganan jenazah tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir mendampingi PMI/PMIO di Taiwan, baik dalam keadaan suka maupun duka. Semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah menjadi landasan utama dalam setiap pelayanan kemasyarakatan yang dijalankan.

PCINU Taiwan juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan perhatian KDEI Taipei dalam memfasilitasi penanganan hingga proses pemulangan jenazah ke tanah air. Sinergi antara lembaga negara dan organisasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan pendampingan bagi warga negara Indonesia di luar negeri.

Berdasarkan informasi dari KDEI Taipei, sepanjang tahun 2026 hingga 9 Mei 2026, KDEI Taipei telah dan sedang menangani sebanyak 62 jenazah PMI/PMIO di Taiwan. Angka tersebut menjadi pengingat serius mengenai pentingnya perhatian bersama terhadap aspek kesehatan, keselamatan kerja, perlindungan ketenagakerjaan, serta kepatuhan terhadap aturan hukum dan lalu lintas selama berada di Taiwan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh PMI dan diaspora Indonesia di Taiwan agar senantiasa menjaga kesehatan, memperhatikan keselamatan kerja, mematuhi aturan ketenagakerjaan, serta menaati peraturan lalu lintas setempat. Keselamatan diri merupakan bagian penting dari ikhtiar menjaga amanah kehidupan selama bekerja dan berjuang di negeri orang.

PCINU Taiwan berharap seluruh PMI/PMIO di Taiwan senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Semoga para almarhum mendapatkan husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

Al-Fatihah.

Sumber informasi: KDEI Taipei.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *