ZHONGLI, TAIWAN — Belum genap satu bulan resmi dilantik, Pimpinan Ranting Istimewa Fatayat Nahdlatul Ulama (PRFNU) Guanyin-Zhongli—yang akrab disapa Fatayat GenZi—langsung tancap gas membuat gebrakan luar biasa di bumi formosa. Pada hari Minggu (14/06/2026), bertempat di Mushola Al-Amin Zhongli, organisasi pemudi NU ini sukses menggelar acara Kopi Darat (Kopdar) perdana yang dikemas penuh energi positif dan produktivitas tinggi.

Langkah konkret perdana Fatayat GenZi ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan grup takmir setempat untuk mendirikan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AL-AMIN ZHONGLI. Inisiasi mulia ini dipelopori langsung oleh Sahabat Khadijah Safeea Almukarromah selaku Ketua PRFNU Guanyin-Zhongli (GenZi), bekerja sama secara sinergis dengan Bapak Fadli Hermawan selaku Ketua Takmir Mushola Al-Amin Zhongli. Kehadiran TPQ ini diharapkan menjadi oase spiritual dan pusat literasi Al-Qur’an bagi para pekerja migran maupun komunitas muslim di kawasan Zhongli.

Selain peresmian TPQ dan pelatihan bisnis kuliner, acara ini juga diisi dengan pembekalan materi hukum syariah dan sosial yang sangat krusial oleh Gus Faruq Maftukhi. Mengangkat tema yang cukup menyita perhatian, yakni larangan nikah siri di Taiwan, beliau menegaskan bahwa praktik tersebut diharamkan karena membawa dampak buruk (kemudharatan) yang jauh lebih besar dibandingkan asas manfaatnya. Minimnya perlindungan hukum bagi perempuan dan anak di perantauan menjadi salah satu alasan utama mengapa edukasi ini penting disuarakan secara tegas.

Prosesi pembukaan TPQ berlangsung dengan sangat khidmat berkat restu dan kehadiran para tokoh agama serta sesepuh setempat, di antaranya Yai Azrul Baedowi, Gus Sugeng, Gus Faruq, segenap sahabat Fatayat, serta jajaran Pemuda Al-Amin. Sinyal positif juga datang dari level tertinggi, di mana program ini mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Fatayat NU Taiwan. Secara khusus, Sahabat Novilia selaku perwakilan PCI Fatayat menyatakan komitmennya untuk ikut serta mengabdikan ilmu dan mengajar langsung para santri/santriwati di TPQ Al-Amin Zhongli.

Pesan Tegas Ketua Fatayat GenZi: Saling Merangkul, Bukan Memukul!
| “Bukan zamannya lagi kita sibuk bikin geng dan saling menjatuhkan. Sesama perempuan itu saling merangkul, bukan memukul! Teruslah tumbuh dan berbuat baik tanpa rasa takut. Di dunia ini, jangankan hal buruk, hal baik pun pasti ada pro-kontranya. Itu hal biasa. Tutup telinga dari bisingnya dunia, luruskan niat hanya karena Allah Ta’ala. Kita bergerak untuk mencari ridho-Nya, bukan pujian manusia!”— Khadijah Safeea Almukarromah (Ketua PRFNU Guanyin-Zhongli / Fatayat GenZi) |
Melalui sinergi perdana ini, Fatayat GenZi membuktikan bahwa keterbatasan jarak di tanah rantau bukanlah penghalang untuk menciptakan perubahan sosial dan keagamaan yang masif, inklusif, dan penuh berkah.

