Yogyakarta – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan dan Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada 5 Agustus 2026. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan layanan psikologi bagi masyarakat Indonesia di Taiwan.

Penandatanganan MoA yang berlangsung di Yogyakarta tersebut dihadiri jajaran pimpinan Fakultas Psikologi UII, yakni Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psi. selaku Dekan, Ahmad Rusdi selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi, Sonny Andrianto selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Hazhira Qudsyi selaku Ketua Program Studi Psikologi Program Sarjana, serta Thobagus Mohammad Nu’man selaku Sekretaris Program Studi Psikologi Program Sarjana.
Kehadiran jajaran pimpinan Fakultas Psikologi UII tersebut menunjukkan keseriusan kedua belah pihak untuk membangun kemitraan yang produktif, terukur, dan berkelanjutan. Kerja sama ini tidak hanya diarahkan pada kepentingan akademik, tetapi juga diharapkan memberikan kontribusi langsung bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia yang berada di Taiwan.

Fokus pada Kesehatan Mental Diaspora Indonesia
Salah satu fokus penting dalam kerja sama ini adalah pengembangan layanan dan pendampingan psikologis bagi diaspora Indonesia di Taiwan, khususnya pekerja migran Indonesia (PMI), mahasiswa, keluarga, dan komunitas diaspora. Melalui sinergi PCINU Taiwan dan Fakultas Psikologi UII, sejumlah program potensial akan dikembangkan, antara lain layanan konseling psikologis, pendampingan kesehatan mental, seminar dan pelatihan psikologi, penelitian bersama, penguatan ketahanan keluarga, serta program pemberdayaan komunitas.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendekatan ilmiah dan solutif terhadap berbagai persoalan sosial dan psikologis yang dihadapi masyarakat Indonesia di luar negeri. Bagi pekerja migran, persoalan seperti tekanan pekerjaan, adaptasi budaya, persoalan keluarga, kesepian, komunikasi lintas budaya, hingga tantangan dalam membangun kehidupan sosial di lingkungan baru membutuhkan perhatian yang komprehensif. Karena itu, kolaborasi antara organisasi diaspora dan institusi akademik menjadi penting untuk menghadirkan layanan yang berbasis pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Memperkuat Peran PCINU Taiwan sebagai Jembatan Akademik dan Sosial
Kerja sama dengan Fakultas Psikologi UII ini sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis PCINU Taiwan dalam memperluas jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi dan berbagai institusi di Indonesia. PCINU Taiwan tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan dan sosial bagi warga Nahdliyin di Taiwan, tetapi juga terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan sosial bagi diaspora Indonesia.
Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam menghasilkan kajian, inovasi, dan program yang dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat diaspora. Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pengembangan penelitian mengenai kondisi psikologis masyarakat Indonesia di Taiwan, pendidikan kesehatan mental, penguatan keluarga pekerja migran, psikologi lintas budaya, serta berbagai isu sosial yang berkaitan dengan kehidupan diaspora.

Dari Dokumen Kerja Sama Menuju Program Nyata
Penandatanganan MoA bukan dipandang sebagai akhir dari sebuah proses, melainkan sebagai awal untuk melahirkan program-program konkret dan berkelanjutan. Sinergi PCINU Taiwan dan Fakultas Psikologi UII diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan akademik maupun pengabdian kepada masyarakat yang menyentuh kebutuhan langsung warga Indonesia di Taiwan.

Program tersebut dapat mencakup pelaksanaan seminar dan workshop kesehatan mental, konseling dan pendampingan psikologis, pengembangan kapasitas relawan komunitas, penelitian kolaboratif, pengembangan modul edukasi psikologi, serta kegiatan lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat diaspora. Dengan dukungan keilmuan dari Fakultas Psikologi UII dan jejaring komunitas yang dimiliki PCINU Taiwan, kerja sama ini diharapkan mampu membangun ekosistem pendampingan yang lebih kuat bagi masyarakat Indonesia di Taiwan.
Membangun SDM Diaspora yang Tangguh
Kerja sama ini juga memiliki relevansi yang kuat dengan agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tengah masyarakat global yang semakin multikultural. Kesehatan mental merupakan salah satu bagian penting dari kualitas sumber daya manusia. Masyarakat diaspora yang memiliki ketahanan psikologis, kemampuan adaptasi, serta dukungan sosial yang baik akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di lingkungan lintas budaya.

Karena itu, penguatan kapasitas psikologis masyarakat Indonesia di Taiwan bukan hanya berkaitan dengan aspek kesehatan individu, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan keluarga, produktivitas, pendidikan, kehidupan sosial, dan kontribusi diaspora bagi Indonesia. Ketua PCINU Taiwan Muhammad Ghofur, M.Pd. menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari ikhtiar PCINU Taiwan untuk memperluas manfaat organisasi melalui pendekatan akademik dan kolaboratif.
“Kolaborasi akademik bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat, memperkuat ketahanan mental masyarakat, dan membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan.”
Menurutnya, diaspora Indonesia di Taiwan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, diperlukan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk memperkuat kapasitas, pengetahuan, kesehatan mental, dan ketahanan sosial masyarakat diaspora.

Penandatanganan MoA antara PCINU Taiwan dan Fakultas Psikologi UII menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara organisasi masyarakat diaspora dan perguruan tinggi. Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi berkembang menjadi berbagai program yang memberikan dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia di Taiwan.

Dengan semangat khidmah, keilmuan, inovasi, dan kolaborasi, PCINU Taiwan dan Fakultas Psikologi UII berkomitmen untuk bersama-sama menghadirkan kontribusi nyata dalam penguatan kesehatan mental, pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia diaspora Indonesia. Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa diaspora bukan hanya kelompok masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri, tetapi juga memiliki posisi strategis sebagai jembatan ilmu pengetahuan, kemanusiaan, jejaring sosial, dan peradaban antara Indonesia dan dunia.

