Kado Terindah di Harlah Ke-76 Fatayat NU, El-Faza

Bagikan ke

Salah satu bentuk bukti nyata akan cinta terhadap sebuah organisasi adalah terus menanamkan mahabbah dalam berkhidmah, menjalankan peran organisasi sebagai ruang tranformasi, hingga ke ruang strategis melalui program pendidikan, sosial, seni dan budaya.

Mobilitas organisasi ini sudah di operasikan secara signifikan oleh Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Kaohsiung dengan menjaga eksistensi dan peran organisasi sebagai rumah besar perempuan muda NU demi mewujudkan visi dan misi di tengah millenialnya zaman.

Dari ruang pendidikan, PRFNU Kaohsiung selalu aktif dalam mengembangkan tarbiyahnya dengan ikut serta kajian keagamaan mulai dari ilmu Al Qur’an hingga fiqih. Dalam bidang sosial, sahabat-sahabat fatayat kerap ikut serta dalam aksi solidaritas kemanusiaan dan bentuk kepedulian antar sesama. Terbukti ketika sahabat-sahabat fatayat melakukan kunjungan sosial ke shelter ibu dan anak ‘Taiwan His Hand Christian Home’ di tahun 2025.

Tak berhenti disitu, PRFNU Kaohsiung kali ini dalam menyongsong Harlah ke-76 Fatayat NU juga mengembangkan sayap kiprahnya dengan membuka sekaligus membentuk ruang seni dan budaya demi mewujudkan perempuan muda NU yang tangguh penuh dengan kreatifitas. Melalui jalur seni ini lah sahabat-sahabat fatayat ikut berkontribusi dalam mensyiarkan Islam di Bumi Formosa dengan membentuk Grup Nasyid.

El-Faza. Sebuah nama yang disematkan oleh PRFNU Kaohsiung sebagai wadah untuk menyalurkan bakat seni vokal islami bagi sahabat-sahabat fatayat dalam melantunkan sholawat ataupun syair.

Nama El-Faza terbentuk atas dua akronim. Yang pertama ‘Fatimah Azzahra’, dinisbatkan pada putri Nabi Muhammad SAW, Sayyidah Fatimah Azzahra. Dengan harapan sahabat-sahabat Prfnu Kaohsiung bisa meneladani indah akhlaknya sebagai sosok pribadi yang mulia. Yang kedua ‘Fatayatuz Zahra’, bentuk tafa’ulan pada Sayyidah Fatimah Azzahra. Fatayat bermakna pemudi, sedangkan Zahra adalah bunga yang indah nan wangi, melambangkan harapan agar gerakan sahabat-sahabat fatayat senantiasa menyebarkan kebaikan.

Secara gramatika arab, Faza merupakan bentuk fi’il madli dengan mengikuti wazan fa’ala yaf’ulu fa’lan – فاز يفوز فوزا – yang bermakna ‘menang’. Artinya ketika seseorang berani melangkahkan kaki untuk mengabdikan diri pada sebuah Jam’iyyah, maka kalian di katakan menang di era tantangan zaman, serta sebagai prospek sekaligus penyuluh agar sahabat-sahabat fatayat menjadi sosok yang sukses, beruntung dan meraih kemenangan dalam hidup di dunia maupun di akhirat.

Lantas kemenangan yang seperti apa yang bisa di raih? Mengacu pada lafadz Faza, ada sebuah ayat yang bisa di jadikan pedoman khususnya untuk sahabat-sahabat fatayat agar dalam mengabdi tidak menjadi sia-sia.

ومن يطع الله ورسوله فقد فاز فوزا عظيما

Dari ayat tersebut tercermin sebuah janji Allah akan kemenangan yang besar di hadiahkan kepada mereka yang taat. Siapa saja yang menginginkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka jalan yang harus ditempuh hanyalah satu, taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan khidmah di sebuah Jam’iyyah Nahdlatul Ulama ini menjadi wasilah agar bisa meraih keberkahan hingga kebahagiaan di dunia dan akhirat dengan cara taat pada syariat. Maka sangat di sayangkan sekali ketika seseorang mengabdikan diri akan tetapi abai terhadap ayat ini, alih-alih berdalih sami’na wa atha’na. Zaman boleh menguasai kita, tapi jangan sampai kita terlarut dalam nikmatnya zaman.

Terukir sebuah asa, El-Faza bukan hanya sekadar tali harmoni dalam melantunkan nada-nada indah, tetapi juga sebagai majlis ilmu dan ruang gerak untuk memperkuat organisasi, menyampaikan nilai, serta menjawab persoalan perempuan melalui pendekatan spiritual dan sosial.

Dan, dengan penuh rasa syukur, Bismillah, Welcoming El-Faza!!! Selamat datang di PRFNU Kaohsiung. Semoga membawa dampak besar penuh berkah, membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Hadirnya El-Faza bukan sekadar selebrasi, tetapi menjadi energi untuk terus berkreasi dan berinovasi, sekaligus menjadi kado terindah di Hari Lahir ke-76 Fatayat NU, Berdaya, Berdampak, Mendunia. Selamat Harlah ke-76 Fatayat NU, beribu-ribu berkah menghiasi langkah untuk terus berkhidmah.

Kaohsiung, 19 April 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *