Taipei, Taiwan — Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Taiwan (PCINU Taiwan) menggelar kegiatan Istigasah dan Halalbihalal Pasca-Idulfitri 1447 H pada Ahad (29/3/2026) di Sekretariat PCINU Taiwan, Taipei. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan, kehangatan, dan semangat kebersamaan, serta dihadiri puluhan jamaah diaspora Indonesia dari berbagai latar belakang komunitas dan elemen masyarakat Muslim Indonesia di Taiwan.

Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat kembali ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah setelah rangkaian pelaksanaan Idulfitri 1447 H di Taiwan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Shalat Idulfitri WNI Muslim di Taiwan yang tahun ini berjalan dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua PCINU Taiwan, Muhammad Ghofur, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian kegiatan Idulfitri, mulai dari sponsor, panitia, relawan, hingga jamaah yang turut menjaga ketertiban dan kekhidmatan acara. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan-kegiatan besar umat di Taiwan tidak akan terwujud tanpa adanya kerja sama yang solid, semangat gotong royong, dan komitmen kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat Indonesia di Taiwan.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal ini merupakan bukti kuat bahwa semangat persaudaraan warga Indonesia di Taiwan terus tumbuh dan terjaga. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun bukan hanya dalam bingkai sesama Muslim, tetapi juga dalam semangat kebangsaan dan kemanusiaan yang menjadi fondasi penting kehidupan diaspora di negeri rantau.

Dalam suasana Idulfitri yang penuh keberkahan, PCINU Taiwan juga mengajak seluruh warga Nahdliyyin, diaspora Indonesia, dan umat Muslim di Taiwan untuk terus menjaga kekompakan, kesehatan, ketertiban, dan semangat beribadah di tengah aktivitas bekerja dan kehidupan perantauan. Pesan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi keagamaan di luar negeri bukan hanya sebagai ruang kegiatan formal, tetapi juga sebagai rumah kebersamaan dan penguat spiritual bagi masyarakat Indonesia di Taiwan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei) Wawan Kurniawan menyampaikan rasa syukur atas semakin baiknya pelaksanaan kegiatan Idulfitri warga Indonesia di Taiwan. Dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya menjaga persatuan, ketertiban, dan citra positif masyarakat Indonesia di mata otoritas dan masyarakat Taiwan. Hal ini dinilai penting agar syiar Islam dan keberadaan diaspora Indonesia dapat terus memberikan kesan yang baik, tertib, dan bermartabat.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Shalat Idul fitri, Nur Kholiq juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan, organisasi kedaerahan, unsur pengamanan, dan para pihak yang telah turut membantu jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam pelaksanaan Idulfitri tahun ini dinilai menjadi salah satu kekuatan terbesar warga Indonesia di Taiwan dalam menyelenggarakan agenda keumatan berskala besar secara tertib dan sukses.
Secara keseluruhan, kegiatan istigasah dan halalbihalal ini diisi dengan berbagai rangkaian acara yang sarat nilai spiritual dan kekeluargaan. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan istigasah bersama, sambutan-sambutan, doa penutup, serta sesi musafahah dan halalbihalal sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat persaudaraan antarsesama. Suasana hangat semakin terasa dengan hadirnya aneka hidangan khas Nusantara yang menambah semarak kebersamaan warga diaspora Indonesia di Taiwan.

Rais Suriyah PCINU Taiwan dalam doa penutup juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah, seraya berharap momentum Idulfitri ini benar-benar menjadi jalan untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki hubungan antarsesama, serta memperkuat niat untuk terus berkhidmah bagi umat. Pesan tersebut menjadi penutup yang sarat makna, sekaligus menegaskan bahwa ruh utama kegiatan ini bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan upaya merawat hati, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan jalan pengabdian.

Melalui kegiatan ini, PCINU Taiwan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pemersatu, penguat nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, sekaligus ruang pelayanan sosial-keagamaan bagi warga Indonesia di Taiwan. Ke depan, PCINU Taiwan berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam momentum Idulfitri ini dapat terus dirawat dalam berbagai program dakwah, pendidikan, sosial, dan penguatan komunitas diaspora Indonesia di Taiwan.
“Halalbihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga ikhtiar merawat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan meneguhkan khidmah untuk umat dan bangsa di tanah rantau.”
