TAIPEI, TAIWAN – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan menggelar acara “Megengan Akbar” pada Sabtu (14/2/2026). Bertempat di Kantor Sekretariat PCINU Taiwan, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pelestarian budaya bagi warga negara Indonesia (WNI) di Bumi Formosa.

Megengan merupakan salah satu tradisi Indonesia dalam menyambut bulan Ramadhan. Inti dari kegiatan ini adalah berkumpul untuk membaca dzikir dan tahlil guna mendoakan anggota keluarga yang telah wafat, serta bersedekah sebagai wujud syukur.


Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistyo, memberikan apresiasi tinggi kepada PCINU Taiwan yang konsisten merawat nilai-nilai keindonesiaan.”Meski jauh di tanah rantau, kita masih terus menjaga tradisi Indonesia dengan mengadakan Megengan bersama. Ini hal yang sangat positif untuk menjaga identitas bangsa dan mempererat ukhuwah,” ujar Arif.

Beliau juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh WNI di Taiwan dan menitipkan pesan agar para pekerja tetap menjaga keharmonisan dengan pemberi kerja. “Tetap jaga ketenangan dan kenyamanan para pemberi kerja (majikan) terutama saat menyiapkan makanan sahur,” pesannya.Sementara itu, Wakil Tanfidziyah PCINU Taiwan, Nur Kholiq, memberikan informasi terkini terkait penetapan awal puasa. Ia mengabarkan bahwa kepastian tanggal 1 Ramadhan akan segera diumumkan pada 19 Februari mendatang.”Kami masih menunggu proses Rukyatul Hilal yang akan dilaksanakan oleh Lembaga Falakiyah NU (LFNU). Hasil dari pemantauan tersebut akan menjadi rujukan resmi bagi warga Nahdliyin di Taiwan,” jelas Nur Kholiq.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng, ramah tamah dan menikmati hidangan khas tradisional secara bersama-sama, menciptakan suasana hangat kekeluargaan yang mengobati kerinduan akan kampung halaman.

