Kaohsiung, Taiwan – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan melaksanakan agenda Turun ke Bawah (Turba) ke jajaran pengurus Ranting Kaohsiung pada Jumat (27/02/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat silaturahmi, koordinasi, serta konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCINU Taiwan, Ustaz Muhammad Ghofur, beserta jajaran pengurus cabang lainnya.

Dalam sambutannya, Ustaz Muhammad Ghofur menekankan bahwa Turba bukan sekadar kunjungan formalitas birokrasi organisasi, melainkan sebuah ikhtiar batin dan lahir untuk memastikan roda organisasi bergerak selaras.
“Organisasi akan tumbuh kuat bukan hanya karena struktur yang rapi di atas kertas, tetapi karena komunikasi yang hidup, kebersamaan yang terjaga, dan visi perjuangan yang searah antara cabang hingga ranting,” tegas beliau di hadapan para kader dan warga Nahdliyin Kaohsiung.

Mengingat posisi Kaohsiung sebagai salah satu kota dengan konsentrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar di Taiwan, PCINU Taiwan memandang ranting ini sebagai basis dakwah yang sangat strategis. Ranting Kaohsiung diproyeksikan menjadi pusat pelayanan keagamaan sekaligus benteng pembinaan kader Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Melalui dialog terbuka dan musyawarah dalam forum ini, disepakati pentingnya penyelarasan program kerja agar lebih tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan riil warga Indonesia di perantauan, baik dalam aspek dakwah, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.

Momentum Turba ini juga menjadi ruang peneguhan terhadap tiga pilar utama penguatan organisasi PCINU Taiwan:
- Penguatan Silaturahmi: Mempererat ukhuwah dan membangun rasa memiliki terhadap jam’iyah sebagai rumah besar bersama.
- Peningkatan Koordinasi: Menyelaraskan program kerja agar lebih terarah dan efektif bagi kemaslahatan warga.
- Peneguhan Konsolidasi: Memperkokoh struktur kepengurusan dan memastikan kaderisasi berkelanjutan demi menjaga marwah organisasi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan bagi perjuangan diaspora Indonesia di Taiwan. Sambutan antusias dari keluarga besar PCINU Ranting Kaohsiung menjadi energi positif bagi pengurus cabang untuk terus memperluas jangkauan manfaat organisasi.

Dengan semangat pengabdian ini, PCINU Taiwan berkomitmen untuk terus hadir sebagai wadah berkhidmat yang solid bagi umat dan bangsa di tanah perantauan.
Wallahu a’lam bish-shawab.
