Dongkang, Taiwan – Setelah melaksanakan agenda Turba di PCINU Taiwan Ranting Pingtung, rombongan PCINU Taiwan melanjutkan perjalanan ke PCINU Taiwan Ranting Dongkang pada Sabtu (29/02). Kunjungan ini menjadi rangkaian konsolidasi organisasi dalam rangka memperkuat struktur, kaderisasi, serta pelayanan keummatan di wilayah Dongkang, Pingtung.

Rombongan Turba yang diwakili oleh Wakil Rais Syuriyah PCINU Taiwan, Abah Sarkum, serta Ketua Tanfidziyah PCINU Taiwan, Muhammad Ghofur, tiba di Dongkang dan disambut langsung oleh Ustadz Umar Robi selaku Ketua Tanfidziyah PCINU Taiwan Ranting Dongkang Pingtung sekaligus Ketua Takmir Masjid An Nur Dongkang.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Tarawih berjamaah bersama para jamaah setempat. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah di tengah komunitas diaspora Indonesia, khususnya para ABK (Anak Buah Kapal) Indonesia yang menjadi bagian besar dari jamaah Dongkang.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan agenda yang sama sebagaimana di Pingtung, yakni penguatan kaderisasi, konsolidasi organisasi, dan penguatan peran ranting sebagai garda terdepan pelayanan umat. Abah Sarkum dalam arahannya menekankan bahwa kader NU di luar negeri memiliki tanggung jawab moral yang besar, tidak hanya menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan di tengah berbagai latar belakang jamaah.
Muhammad Ghofur turut memberikan motivasi agar jajaran kepengurusan PCINU Dongkang mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi bukan hanya diukur dari banyaknya program, tetapi dari konsistensi dalam menjaga silaturahmi, koordinasi, dan kekompakan antar pengurus serta jamaah.

Pertemuan ini memberikan suntikan semangat baru bagi segenap jajaran kepengurusan PCINU Dongkang. Dengan kondisi jamaah yang sebagian besar adalah ABK Indonesia yang memiliki dinamika kerja tersendiri, diperlukan pendekatan yang bijak, fleksibel, dan penuh empati agar kegiatan keagamaan tetap berjalan dan memberi dampak nyata.

Dalam harapannya, pertemuan ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi penguatan jam’iyah Nahdlatul Ulama di Dongkang. Kepengurusan diharapkan dapat terus menjaga soliditas, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan spiritual dan sosial jamaah.

Agenda Turba di Dongkang ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama dalam suasana penuh kehangatan. Kebersamaan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk terus bergerak, maju, dan berdampak bagi kemaslahatan umat yang lebih luas.

Semoga PCINU Taiwan Ranting Dongkang semakin solid, progresif, dan istiqamah dalam mengemban amanah perjuangan, menjadi cahaya dakwah bagi warga Nahdliyin dan masyarakat Indonesia di Dongkang, Pingtung.
