Taipei – NU Care LAZISNU Taiwan sukses melaksanakan kegiatan Rapat Kerja pada Sabtu, 10 Mei 2026 di Taipei. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah gerak organisasi, konsolidasi program, serta penguatan pelayanan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia di Taiwan. Rapat kerja tersebut dihadiri jajaran pengurus PCINU Taiwan, pengurus LAZISNU Taiwan, relawan, serta elemen Nahdliyin diaspora yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial, dakwah, dan kemanusiaan.

Rapat kerja ini juga dihadiri kurang lebih 12 pengurus ranting NU Care LAZISNU Taiwan dari berbagai wilayah di Taiwan, yakni Penghu, Keelung, Daxi, Hualien, Dongkang, Pingtung, Kaohsiung, Chiayi, Taichung, Guangyin, Taoyuan, dan Taipei. Kehadiran para pengurus ranting tersebut menjadi simbol kuatnya semangat konsolidasi dan kebersamaan dalam membangun gerakan filantropi Nahdlatul Ulama yang semakin solid, terorganisir, dan menjangkau masyarakat Indonesia di berbagai daerah Taiwan.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah Muhammad Ghofur menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi para pengurus serta relawan LAZISNU Taiwan dalam menghidupkan semangat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat diaspora Indonesia di Taiwan. Menurutnya, rapat kerja bukan hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi juga ruang evaluasi dan penyusunan langkah strategis agar program-program LAZISNU semakin profesional, amanah, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan umat secara nyata.

Beliau menegaskan bahwa NU Care LAZISNU Taiwan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan umat, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat Indonesia di Taiwan. Di tengah tantangan kehidupan diaspora yang semakin kompleks, keberadaan LAZISNU dinilai memiliki peran penting sebagai rumah kepedulian, pusat solidaritas, dan wadah penguatan ukhuwah antar sesama anak bangsa. Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, semangat ta’awun, dan budaya gotong royong harus terus menjadi fondasi utama dalam setiap gerakan dan program yang dijalankan.

Selain itu, Muhammad Ghofur juga berharap melalui rapat kerja ini dapat lahir berbagai program unggulan yang progresif, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan khidmat di LAZISNU sebagai ladang ibadah dan amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir bagi umat. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut mengutip sabda Rasulullah SAW, “Khairunnas anfa’uhum linnas” yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Rapat kerja berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan, semangat musyawarah, dan komitmen bersama untuk memperkuat peran NU Care LAZISNU Taiwan sebagai lembaga filantropi Nahdlatul Ulama yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Acara kemudian ditutup dengan pembagian Surat Keputusan (SK) kepengurusan NU Care LAZISNU Taiwan ranting se-Taiwan sebagai bentuk penguatan legalitas organisasi serta peneguhan amanah kepengurusan di masing-masing wilayah. Momen tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk memperluas gerakan pelayanan, mempererat koordinasi antar ranting, serta menghadirkan program-program kemanusiaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia di Taiwan.




