PRFNU Changhua Periode 2026–2028 Dilantik, Kolaborasi dan Penguatan Kader Jadi Prioritas

Bagikan ke

LUKANG, CHANGHUA — Langkah baru resmi dimulai. Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama (PRFNU) Changhua masa khidmah 2026–2028 resmi dilantik di Mushola An-Nur, Lukang, Ahad (19/7/2026). Di bawah komando Sahabat Nur Budiyanti, kepengurusan baru ini menegaskan komitmennya: pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial di atas kertas, melainkan pijakan awal untuk tancap gas dan menghadirkan kerja-kerja nyata.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sahabat Ratna, sebelum akhirnya dilantik secara resmi oleh Ketua Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Fatayat NU Taiwan, Sahabat Novilia.

Pelantikan ini disaksikan langsung oleh jajaran PCINU Taiwan, PRNU Changhua, Pagar Nusa, serta perwakilan Ranting Fatayat NU dari berbagai penjuru Taiwan. Kehadiran Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Bapak Arif Sulistiyo, bersama Analis Ketenagakerjaan KDEI Taipei, Ibu Mira Caliandra, kian mempertegas posisi strategis PRFNU Changhua di tengah komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam arahannya, Kepala KDEI Taipei tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga secara terbuka menggelar “karpet merah” kolaborasi bagi kepengurusan baru.

“Selamat dan sukses kepada kepengurusan Fatayat NU Changhua yang telah dilantik, semoga terus menebar manfaat khususnya untuk PMI di Changhua. Kami siap membuka pintu kolaborasi apabila Changhua ingin membuka ruang diskusi terkait isu-isu ketenagakerjaan,” tegas Arif Sulistiyo.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Analis Ketenagakerjaan KDEI Taipei, Ibu Mira Caliandra, yang menegaskan kesiapannya untuk terjun langsung dan membersamai PRFNU Changhua dalam ruang-ruang diskusi serta edukasi ketenagakerjaan mendatang.

Pesan mendalam mengenai fondasi berorganisasi disampaikan oleh Wakil Tanfidziyah PCINU Taiwan, Ustadz Nur Kholiq. Beliau mengingatkan pentingnya keikhlasan dan kepatuhan pada aturan organisasi dalam menjalankan roda khidmah.

“Jadilah kader Fatayat yang ikhlas dalam bertugas dan berkhidmah dengan benar serta sesuai rel organisasi. Jadikan Fatayat Ranting Changhua sebagai ranting yang mandiri, menginspirasi, dan terus menerapkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” pesan Ustadz Nur Kholiq.

Menjawab tantangan tersebut, Ketua PRFNU Changhua terpilih, Sahabat Nur Budiyanti, menegaskan kesiapannya untuk membuat gebrakan melalui program kerja yang benar-benar menyentuh dan menyerap aspirasi di akar rumput.

“Harapan kita bersama, PRFNU Changhua mampu menebar kebaikan di setiap penjuru. Kita butuh kader Fatayat yang mandiri, amanah, berwawasan luas, dan tahan banting, tidak mudah terprovokasi, tidak gampang patah semangat, serta tetap berakhlaqul karimah,” ujar Nur Budiyanti membakar semangat.

Gebrakan awal akan dimulai dari dalam: menggembleng militansi kader sejak dini, membedah fungsi tiap bidang, menertibkan administrasi, hingga memperdalam pemahaman organisasi agar seluruh jajaran siap menghadapi dinamika di lapangan.

Pesan penguat juga dititipkan oleh Ketua PCI Fatayat NU Taiwan, Sahabat Novilia. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi terletak pada rasa kepemilikan bersama, bukan beban satu orang semata.

“Fatayat ini bukan hanya milik ketua saja, melainkan milik seluruh anggota. Oleh karena itu, pengurus maupun anggota harus tetap saling bergandeng tangan untuk menyebar manfaat. Buatlah program kerja dengan melihat peluang dan kebutuhan nyata kader maupun lingkungan masyarakat di Changhua,” tekan Novilia.

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa PRFNU Changhua siap menjelma menjadi wadah pergerakan yang inklusif, responsif, dan berdampak nyata bagi seluruh PMI di wilayah Changhua dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *