Serap Aspirasi PMI, PCINU Taiwan Gelar Dialog Ketenagakerjaan Bersama F-Buminu Sarbumusi

Bagikan ke

Taipei – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan menyelenggarakan Dialog Terbuka Ketenagakerjaan bersama Dewan Pakar Federasi Buruh Migran Nusantara (F-Buminu) Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), Yusri Addin Yusuf (Yusri AlBima), di Sekretariat PCINU Taiwan (19/07/06). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum diskusi untuk menyerap aspirasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi selama bekerja di Taiwan.

Dialog yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut dihadiri oleh pengurus PCINU Taiwan, Sarbumusi Taiwan, organisasi masyarakat Indonesia di Taiwan, komunitas pekerja migran, serta para PMI dari berbagai wilayah. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan dengan banyaknya pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan secara langsung kepada narasumber.

Dalam pemaparannya, Yusri Addin Yusuf menjelaskan bahwa pekerja migran merupakan bagian penting dari pembangunan nasional. Oleh karena itu, perlindungan terhadap PMI harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses rekrutmen, penempatan, masa bekerja di luar negeri, hingga kepulangan ke Indonesia. Menurutnya, perbaikan tata kelola penempatan pekerja migran harus terus didorong agar semakin transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan pekerja.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi hukum dan ketenagakerjaan bagi calon maupun pekerja migran yang telah berada di luar negeri. Dengan memahami hak dan kewajiban, PMI diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan hubungan kerja, pemutusan kontrak, perpindahan majikan, maupun persoalan administratif lainnya.

Selama sesi dialog, berbagai isu mengemuka, mulai dari biaya penempatan, mekanisme pergantian majikan, perlindungan hukum, hak atas pesangon, hingga perlunya penguatan koordinasi antara pemerintah, organisasi pekerja, dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan pendampingan kepada PMI.

Ketua Sarbumusi Taiwan, Maryoto, menyampaikan bahwa forum seperti ini sangat penting karena memberikan ruang bagi pekerja migran untuk menyampaikan persoalan yang mereka alami secara langsung kepada pihak yang memiliki kompetensi di bidang ketenagakerjaan.

“Sarbumusi Taiwan berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak pekerja migran Indonesia. Kami percaya bahwa perlindungan terhadap PMI tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat, serikat pekerja, hingga komunitas pekerja migran itu sendiri. Dialog seperti ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi para PMI,” ujar Maryoto.

Sementara itu, PCINU Taiwan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari khidmah organisasi dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di Taiwan, khususnya para pekerja migran. Selain menjalankan fungsi dakwah dan pendidikan, PCINU Taiwan juga terus mendorong lahirnya ruang-ruang dialog, edukasi, konsultasi, dan pendampingan bagi PMI melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi.

Ketua PCINU Taiwan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dewan Pakar F-Buminu Sarbumusi yang telah bersedia berdialog secara langsung dengan para PMI di Taiwan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Yusri Addin Yusuf beserta jajaran F-Buminu Sarbumusi atas kesediaannya hadir di PCINU Taiwan. Semoga pertemuan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga melahirkan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan sistem perlindungan pekerja migran Indonesia. PCINU Taiwan akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia di Taiwan,” ujar Ketua PCINU Taiwan.

Usai kegiatan di Sekretariat PCINU Taiwan, rombongan melanjutkan agenda dialog bersama para pekerja migran Indonesia di kawasan Taipei Main Station. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak PMI yang sedang menikmati hari libur, sekaligus menyerap aspirasi secara langsung dari lapangan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serikat pekerja, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan sistem perlindungan pekerja migran Indonesia yang lebih baik, berkeadilan, dan berkelanjutan. Sejalan dengan semangat Nahdlatul Ulama, PCINU Taiwan akan terus menghadirkan pelayanan yang membawa kemaslahatan, memperkuat ukhuwah, serta menjadi mitra strategis bagi diaspora Indonesia di Taiwan.

Humas PCINU Taiwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *